Posts

Showing posts from May, 2016

14 Hak Anak Versi Perda Provinsi Sumbar

Provinsi Sumatera Barat memiliki peraturan daerah terkait perlindungan perempuan dan anak, yaitu Perda nomor 5 tahun 2013 tentang Perlindungan Perempuan dan Anak. Perda ini tidak hanya memuat bagaimana penanganan korban kekerasan, tapi juga mencakup pencegahan. Juga penyelenggaraan perlindungan perempuan dan anak sesuai Standar Pelayanan Minimal, penanganan, pemberdayaan, pembinaan dan pengawasan.

Hak-hak tersebut tercantum dalam bagian kedua, Hak Anak, pasal enam. Diantaranya:

Setiap anak berhak:
a. Untuk hidup, tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara wajar sesuai harkat dan martabat kemanusiaan
b. memperoleh perlindungan dari tindakan diskriminasi
c. memperoleh perlindungan dari eksploitasi ekonomi dan eksploitasi seksual
d. memperoleh perlindungan dari kekerasan fisik, prikologis, seksual dan penelantaran
e. atas suatu nama sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan
f. memperoleh akta kelahiran secara bebas biaya
g. untuk memeluk agama dan beribadah menurut ajaran agam…

Lindungi Anak-anak Kita Sejak dalam Pikiran

Pramoedya Ananta Toer — 'seorang terpelajar harus sudah berbuat adil sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan'.
Sepertinya quote Pak Pram, "sejak dalam pikiran" ini bisa dipakai untuk urusan perlindungan anak. 'Seorang terpelajar harus sudah berbuat adil ---dan melindungi anak di sekitarnya --- sejak dalam pikiran apalagi dalam perbuatan'. 

Maraknya kasus kekerasan  terhadap perempuan dan anak beberapa tahun terakhir, menjadi beban tersendiri bagi para orang tua, juga pemerhati pendidikan dan anak. Informasi yang disajikan media beragam, silih berganti, di berbagai daerah yang mengungkap korban-korban kekerasan dari kalangan anak bawah umur.

Sebut saja, kasus yang terjadi di lingkungan sekolah, seperti bullying, kekerasan verbal terhadap anak, bahkan kasus kekerasan seksual kian menjadi pembicaraan serius. Bahkan, pada awal Mei ini, negara Indonesia ditetapkan oleh Presiden RI berada dalam status darurat kekerasan seksual. Apa yang sebenarnya tengah meland…

Kamu adalah Usahamu

Image
(إِنَّ سَعْيَكُمْ لَشَتَّىٰ * فَأَمَّا مَنْ أَعْطَىٰ وَاتَّقَىٰ * وَصَدَّقَ بِالْحُسْنَىٰ * فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْيُسْرَىٰ * وَأَمَّا مَنْ بَخِلَ وَاسْتَغْنَىٰ * وَكَذَّبَ بِالْحُسْنَىٰ * فَسَنُيَسِّرُهُ لِلْعُسْرَىٰ)
[Surat Al-Layl 4 - 10]
Sesungguhnya usaha kamu memang berbeda-beda. Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa, dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah. Dan adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.
Kita adalah apa yang kita usahakan. Setiap hal baik yang disemai, pasti akan kembali kepada kita. Mungkin bukan hari ini, bisa jadi besok, lusa atau waktu yang tak kita duga.  Senantiasa menjaga semangat kebaikan, kerja keras dan bersabar.

Sepenggal Cerita dengan Ayah Sudirman

Image
Beberapa waktu lalu saya bertemu Ayah Sudirman. Ayah menumpangi bus Solok- Bukittinggi yang telah saya tumpangi lebih dulu. Beliau duduk tepat di sebelah kiri saya. 
Ayah Sudirman adalah seorang pendidik legendaris asal Padang Panjang. Tidak ada yang tidak mengenal beliau, jika pernah menempuh pendidikan agama, tahun 80-an. Ayah adalah gurunya para profesor. Demikian pernah ditulis di Suara Kampus. Kiranya, profesor - profesor agama di Sumatera Barat ini, pernah diajar oleh Ayah Sudirman. 
Saya lalu menyapa, "Ka pai ka Bukik Ayah?". Beliau terkejut, dan tersenyum. Bila ada yang menyapanya "Ayah", tentulah orang yang sudah kenal siapa dia. Barangkali demikian pikir Ayah. Lalu kami bercerita dan maota. Kian kemari. Hehe.
Untuk lingkup Pendidikan Agama di Sumatera Barat, rasanya tak banyak yang tidak mengenal sosok Ayah ini. Pasalnya, sudah lebih empat puluh tahun Ayah mengabdikan dirinya menjadi pendidik, pembimbing dan pengayom di IAIN Imam Bonjol Pa…