Posts

Showing posts from 2017

Catatan Diskusi: Ego dan Individualitas Anak

Dalam sebuah forum yang difasilitasi P2TP2A Kota Bukittinggi, Bang Aad (Adrian Rusfi, seorang Psikolog dan Konsultan Pendidikan) menyampaikan materinya tentang bagaimana menguatkan ego dan individualitas Anak. Menurutnya, ada kesalahan istilah yang digunakan dalam lingkup keilmuan psikologi, yang tidak tepat dengan istilah Islam, yakni penggunaan kata remaja. Dalam Islam, tidak ditemukan istilah remaja. Yang ada, adalah pemuda (red. fataa atau syabab). Penggunaan istilah ini berdampak pada pola pendidikan yang diterapkan kemudian. Banyak dikenal istilah, Remaja Mesjid, Remaja Muslim, dan lain sebagainya.

***
Benar juga. Saya teringat, tidak ada hadis yang menggunakan istilah remaja. Yang ada, adalah pemuda. Yaa ma'syaras syabaab...man istathaa'a minkum.. (wahai pemuda.. dst) --Siswa kelas 3 MAPK pasti sudah populer dengan hadis ini. Hadis yang menyarankan agar para pemuda yang belum mampu untuk menikah, agar berpuasa.

Iya, betul. Barulah sekarang terpikir, bahwa Islam tidak me…

Sosok: Ayah-nya SMA 1 Padang Panjang

Image
Suatu hari, di sela-sela perkuliahan, saya dan beberapa teman terlibat pembicaraan tentang guru masa kini. Bahwa guru, adalah sosok panutan, yang digugu dan ditiru, agaknya mulai ternodai dengan oknum-oknum yang menciderai makna itu. Namun begitu, setiap sekolah tentu memiliki seorang atau bahkan lebih sosok guru panutan, idola, favorit yang dinanti-nanti siswa di kelas. Tersebutlah nama seorang 'Pak Yamin SMAN 1 Padang Panjang". Seorang guru legend, humoris, yang mengajar penuh hikmah. 
Saya lalu berkesempatan bertemu langsung, dan bercerita sedikit dengan "Ayah-nya" anak-anak SMA unggulan Sumatera Barat ini.
** Kita harus mendidik dari hati.
Demikian beliau mulai becerita. Namanya bapak M Yamin. Anak-anak asrama, semenjak generasi ke 3 SMAN 1 Padang Panjang memanggilnya, Ayah. Pria kelahiran Tanjung (Sarolangun) 3 April 1958 ini, sejak semula memang mencintai profesinya sebagai guru.  Menurut beliau, kenapa guru-guru hari ini tak lagi begitu disegani oleh siswa, sa…

Rendang Kini Tak Cuma Padang

Image
Siapa yang tak suka rendang?
Makanan khas Ranah Minang ini tak hanya digemari oleh lidah-lidah asli Minangkabau. Tetapi juga menjadi favorit bagi yang sama sekali tidak berdarah Minang. Rendang kini tak hanya menjadi nama bagi olahan daging, yang dimasak lama, dibuat enak dengan santan, dicampur dengan bumbu-bumbu dan rempah khas. Rendang kini, adalah cita rasa. Apapun yang diolah, diberikan cita rasa rendang, meskipun bahan utamanya bukanlah daging. 
Ada banyak masakan siap saji yang melabeli dengan rasa rendang, misalnya mie goreng rasa rendang. Ada juga bakso, yang aslinya berasal dari Jawa ini kini diolah dengan campuran daging rendang di dalamnya. Nampaknya rendang kini tak cuma Padang ya.

Jadi ceritanya si rendang itu dalam bahasa Minang adalah randang. Proses ma-randang secara umum adalah memasak seperti disangrai, berlama-lama untuk mendapatkan hasil maksimal. Misalnya, kopi yang direndang, disangrai berlama-lama agar dapat ekstrak kopi yang terbaik. Atau, orang tua kita jug…

Mantan Perempuan Inspiratif

Aung San Suu Kyi. Penerima hadiah nobel perdamaian itu beberapa waktu lalu sempat ramai dibincangkan dunia. Pasalnya, sikap politis tokoh demokrasi Myanmar itu, dinilai tidak berpihak pada kemanusiaan. Ia diam di saat salah satu etnis minoritas di negaranya mendapat penindasan sistematis oleh etnis lainnya. Padahal, tahun 90-an justru ketika berada dalam penjara, ia menggaunggkan dan mendesak pemerintah Myanmar agar menerapkan keadilan dan penghormatan hak asasi manusia.

Berselang beberapa waktu sebelumnya lagi, Anniesa Hasibuan seorang desainer muslimah yang telah membawa nama Indonesia di panggung fesyen internasional, harus menerima status tersangka pada usianya yang masih 31 tahun ini. Sekian bilangan rupiah ia gelontorkan agar Indonesia turut serta dalam ajang bergengsi itu. Tentu bukan tindakan mudah, murahan atau bodoh yang ia lakukan demi persiapan semua  mimpinya tersebut. Namun sayangnya, kebijakan perusahaannya untuk menggunakan dana jamaah umroh untuk kepentingan pribadi …

Keluarga Lebay (?)

11.46

Hingga pukul 11 malam ini si mata masih enggan tidur. Pasalnya ini tentang 'menjaga rahasia'. Iya, rahasia yang membuat saya berpikir-pikir, apakah keluarga saya yang lebay, atau keluarga yang terbiasa merahasiakan banyak hal ini begitu 'dingin'?

Jika di keluarga saya, Imel batuk sedikit saja, laporannya sudah sampai kemana-mana. Atau jika ada keluarga yang sakit, lagi di dokter, atau dirawat di rumah sakit, keluarga besar (khususnya keluarga pihak ibu), sudah berbondong-bondong pula datang. Bagi kami yang sudah terbiasa dengan hal itu, menganggap bahwa kedatangan saudara-saudara itu adalah sebentuk keberkahan.

 Dari selepas zuhur, saya memastikan: "Apakah semua baik-baik saja? Lalu kenapa diteruskan ke rumah sakit lain, di kota lain? Apakah benar-benar tak diberitahu?"

Mungkin bagi sebagian keluarga, memberi tahu anggota keluarga tentang hal yang terjadi di 'rumah' adalah tindakan yang tidak perlu. Dalam cerita "Sabtu Bersama Bapak" …

Kepada Mei

Jika Mei tidak ada, tentu kita sengsara. Padahal aku ingin Mei tak ada.

***

Suatu kali ia hadir ke mimpiku.
"Perkenalkan, aku Mei," katanya.
"Ohya." Aku menjawab biasa, tersenyum dan memandangnya sepintas. Aku hanya menghindari bersitatap dengannya. Walaupun, sebenarnya aku ingin berlama-lama melihatnya. Memastikan, benarkah ini Mei? Sosok yang ingin aku kenali berbulan-bulan lalu.
 "Terima kasih untuk waktumu."
"Tak apa. Tak perlu ada terima kasih." ujarku.
Sekian bulan lalu, kami dipertemukan dalam sebuah bahasan. Salahkah keadaan yang terlanjur ada sekarang ini?
Salah bagi siapa? Bukankah Tuhan telah menciptakan manusia disertai cinta? Dan, aku mencintainya.
Seingatku, itulah secuplik cerita yang ia bagi kepadaku. Aku memang tak punya solusi lain. Hanya ada satu. Dan satu-satunya itu yang kemudian aku sampaikan padanya.

Cinta dan takdir itu berbeda. Dan dua kata ini tak layak dipersandingkan.
Jika kini kita terlahir berbeda keyakinan. Itul…

Review Buku: Hakikat Harta Karun Santiago (Sang Alkemis; Paulo Coelho)

Image
Judul       : Sang Alkemis // The Alchemist
Penulis    : Paulo Coelho
Penerbit  : Gramedia
Tahun terbit: 2005
Cetakan  : XX, 2016
Tebal      : 216 hlm


Santiago adalah bocah penggembala domba  yang terus membaca. Ia menceritakan apa yang dibacanya kepada domba-domba yang selalu ia panggil dengan nama-nama mereka. Suatu kali, Santiago bercerita tentang seorang gadis, anak saudagar di suatu desa, yang setahun lebih telah ia lewati dan temui. Si gadis menjadi istimewa, karena ia bisa menjadi kawan bercerita Santiago.

Layaknya kehidupan seorang penggembala, hidup seseorang terus berjalan seiring bergulirnya waktu. Dari novel ini, pembaca menyadari, bahwa hidup jangan hanya membiarkan waktu berlalu. Hidup harus ada tujuan yang ingin dicapai.

Tujuan hidup seorang Santiago adalah berkelana. Untuk mencapai tujuannya itu, setiap hari ia menempuh jalan baru demi mendapatkan pengalaman baru. Manusia jelas berbeda dengan domba gembalaan. Domba tak peduli apapun, tentang perjalanan baru, selain d…

Pantun Manyerak Bareh Kunik #2

Bagian kedua Pantun Manyerak Bareh Kunik

..
Janjirak buah janjuri
Tiradah daun jilatang
Tumbuah di batang baringin sonsang
Siriah galak pinang manari
Mananti alek nan lah datang
Duduak basimpuah di rumah gadang

Kayu talatak daam rimbo
Bari baaukie batarawang
Lapiak takambang alek tibo
Cabiak siriah gatoklah pinang

Lah masak rambai nan manih
Sataun tupai mamanjeknyo
Anak daro rancak marapulai manih
Anak mandeh kaduonyo

Lah buliah suto pitalah
Diambiak pangarang bungo
Kito basyurkur kapado Allah
Anak surang lah jadi baduo

Balayia kapa ka taluak cino
Balabuah tantang limau manih
Juduan subang ka talingo
Jalinan cincin ka jari manih

Kaluak paku kacang balimbiang
Tampuruang lenggang lenggangkan
DIbaok urang ka saruaso
Anak dipangku kamanakan dibimbiang
Urang kampuang dipatenggangkan
Tenggang nagari jan binaso

Camaik padang siamuah
Ka baruah ka padang sarai
Lah tamaik kain bakabuang
Lah lusuah bacarai

Abang daulu mako ka kamaik
Takabia daulu mako sumbayang
Bacarai Allah jo Muhammad
Mako ba…

Pantun Manyerak Bareh Kunik #1

Tradisi Manyerak Bareh Kunik, merupakan salah satu bagian upacara adat pernikahan di Nagari Gunung, Padang Panjang.


Berikut pantun yang dibacakan saat Bundo Kanduang manyerak bareh kunik kepada dua orang penganten. (Mohon izin publikasi kepada bu Asnimar, Bundo Kanduang Nagari Gunuang, Padang Panjang)

Assalamualaikum mulo di sabuik
dimintak maaf sarato reda
kapado hadirin nan rami nangko

Kok indak tapuji ka nan patuik
Maklumlah sifat si manusia
Salah jo khilaf sarato lupo

Asyhadu alla ilaaha illallah
wa asyhadu anna muhammadar Rasulullah

Adat basandi syarak
Syarak basandi kitabullah
Hutang di kito mamakaikan

Batu sangka balantai batu
Batu diambiak ka asahan
Niaik lah lamo nak batamu
Kini lah baru kasampaian

Lai bana baparak dasun
Dasun satambo duo tambo
Bukan pantun sumbarang pantun
Pantun bareh kunik payerak i marapulai jo anak daro

Lah kambang bungo kinango
Tumbuah sabatang di halaman
Kambangnyo di hari sanjo
Alah mah datang anak daro
Tagak sabanta di halaman
Salamo babincang jo ba…

Hujan Bulan Juni

Karya: Sapardi Djoko Damono tak ada yang lebih tabah
dari hujan bulan juni
dirahasiakannya rintik rindunya
kepada pohon berbunga itu

tak ada yang lebih bijak
dari hujan bulan Juni
dihapusnya jejak-jejak kakinya
yang ragu-ragu di jalan itu

tak ada yang lebih arif
dari hujan bulan juni
dibiarkannya yang tak terucapkan
diserap akar pohon bunga itu

Tidak Ada Matahari Senja di Sini

Tidak ada matahari senja di sini, 
kecuali yang terbit menjelang malam dari jendela
gedung-gedung menjulang. Bersinar seperti senyum
tiruan merahasiakan derita manusia ribuan tahun.

Di jalan-jalan, orang gegas tak berani menatap
langit.Takut mengakui kemalangan sendiri.
Mereka tidak paham kesengsaraan seseorang:
kolam paling bening untuk memandang kesetiaan
orang lain

Aku berhenti di depan kafe. Menonton film bisu
di kaca jendelanya. Tidak ada orang bicara. bahasa
melarikan diri dari lidah manusia pada jam-jam 
pulang kerja.

Aku menunggu malam menghapus separuh 
diriku.

Aku ingin menyelusuri jalan-jalan kota New York.
Akan kubiarkan semua orang melewatiku. Aku tidak
mau ada orang menoleh kepadaku. Aku tidak butuh
wajah-wajah asing itu. Anak kecil dalam diriku ingin
bermain tebak-tebakan. Punggung dan pinggang
siapa paling menyerupai milikmu.

Tidak ada yang peduli, jika aku salah dan kalah
berkali-kali. Tidak ada yang peduli. Termasuk malam
dan aku sendiri. 


#Tidak Ada New York Hari Ini
#Aan Mansyur
#hal 69

On-The Mandeh!

Image
Mungkin sedikit terlambat, di Nimiasata ada tulisan On The Mandeh ya. Tak apa,, kata orang biar terlambat, daripada tidak sama sekali.  Awal Mei ini saya bersama kawan di sekolah, jalan ke Mandeh.  Kawasan Mandeh merupakan paket komplit penyuka wisata bahari.  View yang tampak dari Puncak Mandeh sungguh memanjakan mata. Tak heran, bila ia disebut-sebut sebagai Raja Ampat-nya Sumatera Barat. 
Dari Kota Padang, kita menempuh perjalanan sekitar 1 jam perjalanan.  Tak jauh dari gerbang masuknya, akan banyak ditemui agen-agen sewa perahu.  Dari tempat sewa perahu itu, butuh waktu sekitar 10-15 menit melalui jalur sungai untuk sampai laut.  Di sisi kiri dan kanan anak sungai itu, ada tanaman bakau dan tanaman pesisir lainnya. 
Ada banyak pulau yang bisa dilihat, atau bahkan didatangi pengunjung ke Kawasan Mandeh ini.  Di anataranya adalah Pulau Sironjong, Pulau Pagang, Pulau Sulthan/Setan, dan Pulau Marak.  Ada juga Pulau Sikuai, dan beberapa pulau lain yang sepertinya akses ke sana cukup t…

Review Buku: For One More Day (Satu Hari Bersamamu)

Image
Judul buku   : For One More Day
Penulis         : Mitch Albom
Alih bahasa  : Olivia G
Penerbit       : Gramedia Pustaka Utama
Tahun          : 2006
Hlm             : 248 hlm


"Biar kutebak, Kau ingin tahu kenapa aku mencoba bunuh diri." --kata-kata pertama Chick Benneto untukku.
---
Demikian tertulis kalimat pertama dalam buku ini. Saat membelinya, saya tertarik dengan buku terjemahan ini, karena tertulis "Pemenang Penghargaan "La Pluma de Plata" Spanyol. Sebuah penghargaan terhadap karya sastra di Spanyol. Dengan judul versi terjemahan, Satu Hari Bersamamu, disertai gambar seorang ibu dengan anaknya, juga menjadi alasan awal memilih buku ini. Setelah begitu lama buku ini di tangan, baru dibaca tuntas dan direview kali ini. *telaat..

Mitch Allom, mengisahkan tentang Chick Benetto alias Charles benetto, ibunya memanggil Charley alias Chikadoo, panggilan khusus Miss Thelma kepada tokoh utama. Charley adalah ayah dari Maria, suami dari Catherine, saudara Roberta, dan ana…

Orang Ketiga

-Di rumah biru, sebuah perumahan sudut kotaku-

Aku bukanlah seorang perempuan pengganggu rumah tangga orang. Apalah, mau menjadi orang ketiga di antara pasangan suami istri? Bukan, bukan aku! Justru rumah tanggaku tengah terancam seseorang, ya, orang ketiga itu. Kau mau mendengarkan? Baiklah, aku akan bercerita sedikit, kepadamu saja.  (Perempuan seringkali berkata demikian, -saja-, saat itu. Lain kali, ia bercerita kepada orang lain.)

Perempuan itu. Dia telah hadir dalam kehidupan rumah tangga kami, kira-kira sekitar sebulan yang lalu. Waktu itu kami bertemu di sebuah acara, semacam arisan orang-orang tempat suamiku bekerja. Dia memang sepertinya perempuan baik-baik. Bekerja baik, berasal dari keluarga baik-baik. Aku tau itu, saat sekilas dia pernah menyebut saudara perempuannya, seorang dokter di kampungnya. Padahal orang tuanya hanyalah seorang petani. Dan aku menyimpulkan, keluarga 'anak ini' pastilah baik.

Setelah berkomunikasi, dan merasa akrab, aku lalu mengajaknya, bebera…

Mendidik Anak Multibahasa

Menguasai multibahasa (banyak bahasa) adalah impian sebagian orang, penyuka bahasa. Di samping, menguasai berbagai bahasa sebagai sebuah tuntutan kehidupan, -misalnya orang yang hidup di luar negeri, berbaur dengan orang dari berbagai negara-. Dalam keadaan demikian, bahasa yang digunakan tentunya tak hanya satu, 'bahasa ibu' saja. Berbeda dengan orang yang hanya hidup di satu wilayah sosial, penguasaan bahasa yang diperlukan hanyalah satu bahasa ibu, yang disertai dengan sejumlah dialek-dialek.

Di masyarakat Indonesia sendiri, menguasai multibahasa mungkin adalah hal yang lumrah. Dengan begitu kayanya bangsa ini -beragam suku bangsa, budaya dan juga bahasa-. Saya adalah salah satu yang menginginkan penguasaan multibahasa itu.

Dalam sebuah hadis disebutkan, bahwa Nabi Muhammad saw, menyuruh Zaid bin Tsabit untuk mempelajari bahasa Yahudi, bahasa Suryani. Tujuan saat itu adalah untuk mengetahui beberapa kalimat yang terdapat dalam kitab umat Yahudi. Dalam riwayat lain kita mas…

Sudah Berpikir Benarkah Kita?

Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui, apakah kita sudah berpikir benar. Salah satu instrumen yang bisa dipakai untuk mengukur ke-benar-an cara berpikir kita adalah dengan mencermati hal-hal berikut:


Pertama, Mencintai kebenaran.
Kita seringkali dihadapkan dengan berbagai soalan dan kenyataan yang menggiring kita pada prasangka-prasangka. Atau, justru berpikir dengan mengkotak-kotakkan. Untuk bisa berpikir benar, perlu diwaspadai kecendrungan manusia untuk selalu menerima sesuatu adalah benar, sebagai hal yang dikehendakinya benar. Bersikap mencintai kebenaran, termasuk seperti mematuhi kebenaran-kebenaran yang ditemukan orang lain.

Kedua, Ketahui (dengan sadar) apa yang sedang dikerjakan.
Kegiatan yang sedang dikerjakan adalah kegiatan berpikir. Kita terus menerus mengejar kebenaran, diselingi dengan diperolehnya pengetahuan tentang kebenaran, tetapi sifatnya parsial.

Ketiga, Ketahui apa yang tengah kita katakan.
Pikiran diungkapkan dengan kata-kata. Kalaulah, -seperti kata Ibnu …

Review Buku: Veronika Memutuskan Mati

Image
Judul          : Veronika Memutuskan Mati 
                     Veronika Decides to Die
Penulis       : Paulo Coelho
Penerbit     : Gramedia 
Tebal buku : 236 hlm


"Gadis itu akan menganggap setiap hari sebagai keajaiban -dan sebenarnya memang demikian jika kita melihat betapa banyak hal tak terduga yang bisa terjadi setiap detik dalam hidup kita yang rapuh ini." -- Dr. Igor ; hlm. 236

Dr. Igor; psikiater yang menangani berbagai kasus kejiwaan di Vilette.
Mari; mantan pengacara yang bermasalah dengan kemampuan dirinya mengelola ketakutan. Gangguannya disebut panic attack.
Zedka Mendel; penderita depresi yang menjalani perjalanan astral, setelah diberi pengobatan insulin shock. Sebuah terapi terlarang (tahun 1930) di rumah sakit jiwa yang dipakai kembali, untuk menekan kapasitas mental pasien depresi.
Eduard; pemuda yang mengalami jenis kegilaan, skizofrenia. Ia ingin menjadi pelukis, ayah dan ibunya merencanakannya menjadi diplomat.

Dan, tentu saja ada si tokoh utama, Veronika.
Ga…