24.4.11

Cinta dan Ketulusan

Belajarlah mencintai dengan ketulusan...
Pada cinta romantis.
Pada cinta ayah dan anaknya.
Pada cinta antar sahabat.
karna pada ketulusan itu, ada kesetiaan, pengorbanan dan kesabaran.

Tulus itu, terlihat melalui tatapan, terasa lewat sentuhan, tergetar dalam ujaran.
Tulus itu, selalu ingin tau, apa, mengapa dan bagaimana, bukan pula membatasi dan intervensi.
Tulus itu, selalu memberi kabar, meski sering tak dikabari.
Tulus itu, meyakini hati dan kekuatan doa, meski jarang ditanggapi.
Tulus itu, rela pada apapun asalkan begitulah yang lebih baik.
Tulus itu, mengingat dan mengharap saat terbaik bersama.
Tulus itu, nyaris mendekati kebodohan.
Tulus itu, mencintai apa adanya, mensyukuri dan memaknai.

Ketulusan kadang membosankan. Menyebalkan. Tak ada tantangan.
Dan karna ketulusan itu pula, akhirnya rela MELEPASKAN atau mundur dan MENGHINDAR.

2 comments:

  1. cinta dan ketulusan,
    bukan cinta namanya klw ngk gila,,karena gila itu lah jadinya tulus:)

    ReplyDelete

Catatan Tentang Perubahan CP PAI dari BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 ke BKPDM Nomor 020 Tahun 2026

Literasi Al-Qur'an Jangan Terlupakan dalam Capaian Pembelajaran PAI Pembaruan Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Agama Islam melalui K...