Showing posts with label iseng aja. Show all posts
Showing posts with label iseng aja. Show all posts

18.11.15

yang tersisa dari #han tahun ini

With irvan


Duo bocah TK yang malu-malu pas diajak berfoto

Ada yang kenal nama si Om ini? Hehe

#yang tersisa dari peringatan han kota kami tahun ini.. :)

1.10.14

Radang Tenggorokan


Kadang, sakit itu bernilai baik untuk kita. Prosesi wisuda ful-ful-an yang tidak dibarengi dengan suplai gizi dan pola istirahat yang baik membuat sistem imun tubuh saya akhirnya menyerah. Alarm dilengkingkannya lewat tenggorokan. Ya, saya diserang radang tenggorokan. Nilai baiknya, saya akhirnya sempat buka blog ini. hihi

Seorang teman di sekolah bertanya, saya teriak-teriak dimana, hingga diserang radang tenggorokan. Haha. Tidak, tidak. Radang tenggorokan merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Katanya, tertular virusnya sekitar 2-7 hari sebelumnya. Adapula yang disebabkan oleh bakteri streptokokus.  Infeksi tersebab bakteri ini perlu penanganan serius dari dokter, karena dikhawatirkan dapat menjalar ke katup jantung dan dapat menyebabkan penyakit Demam Rhematik.

Saat terasa sakit ketika menelan, saya berpikir kalau itu adalah amandel yang meradang. Dulu sewaktu masih SD saya pernah sakit itu sih. Hihi. Isu yang terekam oleh saya dari dulu, penyakit itu karena sering makan permen karet dan es. Ya, akhir-akhir ini saya memang tidak memperdulikan pantangan itu lagi. Dan, ternyata sakit yang saya rasakan bukanlah akibat amandel yang meradang, tapi radang tenggorokan. Setelah cari-cari di internet, wow! mengerikan. gambar-gambar akibat radang tenggorokan itu amat mengerikan.
Merah, bintik putih, dan adapula yang lebih parah.

Ciri-ciri lain dari penyakit ini adalah bagian tenggorokan berwarna merah cerah. Suhu badan meningkat atau demam dan sering kali disertai dengan menggigil. Malam sebelumnya memang saya rasakan dingin sangat.

FG Troches
Solusinya, setelah saya konsultasikan ke dokter, katanya perbanyaklah minum air putih hangat. Berkumur dengan air garam juga bisa dan makan permen mint. Sedang antibiotik yang saya konsumsi saat ini adalah FG Troches.

Selain itu, yang lebih utama adalah menjaga pola makan yang lebih teratur, pola istirahat dan hal-hal yang menyebabkan daya tahan tubuh menurun.



So, untuk ke sekian kalinya, saya menghimbau, mariiiiii.... makan teratur, suplai gizi cukup, istirahat yang cukup, dannn bagi teman-teman saya yang masih merokok, untuk menghentikan kebiasaan merokoknya. ITU! 

:)

25.2.14

Well, I'm Back!!

dari : vipwords
Hello..
finally i found 'the keys of my way' guys...
Aku temukan pasword blogku lagi Sodarah2!!
Alhamdulillah... ^__^

Lama ingin kembali, tapi rumah tak ada kunci. Jadi rasanya, tidak ngeblog hitungan bulan itu... sesuatu banget ya?! November, Desember, Januari, dan kini di pengujung Februari, semestinya ada banyak laporan yang bisa ada di laman ini. Ada banyak cerita hebat dan kelas berat yang bisa ditutur. Ada berbagai materi, makalah n catatan yang mungkin dibagi. 
Sayangnya,,, diriku sikit sibuk temans.. Saat itu, adalah waktu-waktu yang bisa disebut 'padat merayap'. *jiah , lebih tepatnya aku memilih menyibukkan diri saat itu. 

Saat ingin membagi, OMG..giliran si pasword yang sulit aku ingat.
Jadilah laman ini, bagaikan rumah yang dtinggal lama oleh pemiliknya. Rumput di halaman yang sudah tinggi, bebatuan yang mulai berlumut. Air sumur pun menjadi keruh. Ah, sudahlah.

By the way.. did u miss me?? Hahaha..

so, seterusnya,,akan tetap di sini, my Nimiasata's blog.
Berjumpa saia di sini untuk sejuta cerita berikutnya yaa.
CUB! c -u - bye... :)

7.10.13

Tips Membimbing LKTI



Jika Anda seorang guru/pendidik, ada kalanya akan diberikan tugas pada bidang yang tidak menjadi tanggung jawab Anda. Seperti saya. (hallaah..curhat mode on). Jangan khawatir. Dan ini serius, sesuatu yang saya dapat hanya lewat pengalaman berharga. Barangkali jika bukan saya yang saat itu dipercaya membimbing dan mendampingi, tentu hal-hal yang akan saya bagi ini tak pernah ada. 
 
Saya bertugas di sekolah menengah, kejuruan dengan bidang keahlian Teknologi informasi. Jurusan yang ada di sekolah itu adalah yang berkaitan dengan software, hardware dan media-desain. Dengan hobi membaca dan menulis yang dimiliki, juga pengalaman aktif di lembaga pers mahasiswa, yang notabene berhubungan langsung dengan dunia tulis menulis, saya terpilih membimbing lomba yang masuk beberapa bulan lalu. 

Pertama kali, saat ada iven Pekan Konstitusi yang diselenggarakan Universitas Andalas, Padang. Sebelumnya, sekolah kami sempat menjuarai lomba cerdas cermas IV pilar berbangsa sampai ke semifinal di provinsi. Atas prestasi itu, -barangkali- sekolah kami kemudian diundang pada pekan konstitusi tersebut. Selain cerdas cermat tentang Hukum dan perundangan, ada satu lomba Karya Tulis Ilmiah. Itulah kali pertama saya belajar lebih fokus mengenal, dan membimbing KTI. Kali pertama ikut, dengan dua utusan peserta KTI, yang satu kita beroleh juara II (judulnya : Monopoli Hukum Sebagai Sarana Untuk Pembentukan Karakter Generasi Muda Indonesia), satunya lagi (Osis KVK), belum beruntung. hehehe. 



Setelah itu, setiap kali undangan lomba kepenulisan kreatif, populer dan KTI masuk, saya ambil peran untuk berbagi pengalaman-pengalaman dari kemenangan pertama kami. Jika menang, memanglah senang. Jika tak lolos, saya harus bersiap dengan tisu. 

Dari cerita saya barusan, apakah kita senasib? Kalau begitu,,saya akan bagi beberapa tips membimbing LKTI berikut:
  1. Perhatikan dan pahami aturan lomba. Setiap penyelenggara memiliki aturan main sendiri. Memahami term/tur kegiatan adalah penting. Sebagian panitia menyiapkan sampai detil penulisan, kita tinggal mengikuti versi yang ditentukan. Yang utama, adalah pertimbangkan tema
  2. Perhatikan deadline. Jika kita merasa mampu membimbing dengan tema yang telah ditentukan, bisa belajar dan ada gambaran ide, selanjutnya adalah... 
  3. Kumpulkan siswa. Saat mengumpulkan siswa, saya selalu awali dengan gambaran ide yang sudah saya stok sebelumnya. Lalu, memberi kesempatan mereka berpikir lebih kreatif, beri waktu satu atau dua hari, searching dan mempersiapkan ide mereka masing-masing.  
  4.  Setelah waktu yang dijanjikan, bahaslah tema pilihan mereka itu, diskusikan.
  5. Setelah tema oke, barulah kita masuk bagian kepenulisan. Berikan gambaran sebuah tulisan ilmiah, bagaimana membuat outline. Kenalkan dan ulang-ulang lagi soal EYD yang kadang dianggap sepele
  6. Menulis, beri deadline beberapa hari. (ini sih kondisional)
  7. Diskusikan dan perjelas kesalahan-kesalahan dalam menulis ilmiah. Ketepatan sasaran, perjelas tujuan dari tulisan. Edit terakhir. Lalu, mereka yang print, atau kirim softnya. Tetap dengan pantauan kita. 

Jika diminta melampirkan sejumlah data, seperti fotokopi kartu pelajar, fotokopi bukti transfer registrasi, fotokopi lain-lainnya, maka pastikan satu siswa yang menghandle urusan administrasi ini.

Jika masuk final, persiapkan presentasi. Langkahnya:
1.       Berikan gambaran beda presentasi dan tulisan, tujuan masing-masingnya
2.       Bagi kepada beberapa hal, pendahuluan berupa latar belakang,  isi gagasan, dan penutup
3.       Selipkan gambar/desain agar audiens lebih paham
4.       Presentasi bukan untuk memindahkan tulisan yang ada pada KTI, tapi membuatkan kerangka yang dijelaskan oleh presentator
5.       Jika slide sudah selesai, siswa diminta membuatkan apa yang akan disampaikannya
6.       Memperbaiki dan mengoreksi bahasa lisan
7.       Latihan mempresentasikan karya tulis ilmiah
8.       Hindari menggunakan kata mungkin, barangkali, dan ragu-ragu. Jangan pula terkesan sombong dan arogan. Kebenaran yang diteliti, boleh jadi milik kita. Tapi tidak tertutup kemungkinan orang lain menemukan kebenaran lainnya.
9.       Sebelum presentasi jangan lupa memperkenalkan diri
10.   Perhatikan pembagian waktu. Biasanya, waktu 15 menit. Atau, waktu yang ditentukan panitia, jangan terlalu kurang atau berlebih.
11.   Perhatikan bodylanguage saat presentasi, senyum dan sapaan kepada dewan juri dan hadirin.
12.   Perhatikan posisi berdiri, Jangan membelakangi audiens. 
13. Jika tim terdiri dari dua orang, tentukan peran masing-masingnya, sebagai presentator dan operator. Jika lebih, bagi tugas agar tidak didominasi satu orang saja.

Saat tanya jawab dengan juri:
Ada berbagai gaya juri dalam memberikan pertanyaan. Pahami maksud dan cari kata-kata inti dalam kalimat juri itu. Hindari menentang dan mendebat juri.Ketahui, apakah maksud pertanyaan juri adalah menguji -baik pengetahuan, daya pertahanan gagasan/ide, kestabilan- atau benar-benar butuh penjelasan lebih tentang gagasan yang dipaparkan.
Dan, tentu saja gunakan kata sapaan sebelum presentasi dan menjawab pertanyaan juri. Istilah Minangnya, mangecek ba ujuang ba pangka. Itu adalah tambahan yang memberi arti, santun. 

 Dan, saya mulai menyukai pekerjaan ini. Setelah beberapa prestasi, kita tertantang mencari lomba LKTI, dalam dan luar propinsi, lagi dan lagi. Hehehe. Semoga bermanfaat. :)

29.9.13

“Nggak Mikir...Nggak Mikir...”




Cuap-cuap asalan saya kali ini adalah tentang jawaban Jokowi saat ditanya wartawan “bagaimana rencana untuk maju pilpres 2014?, dengan santainya Gubernur sederhana itu menjawab “nggak mikir...nggak mikir..."

Jika mengikuti informasi beberapa hari ini, kita akan menemukan kata-kata tersebut begitu sering diulang-ulang di media. Dengan berbagai gaya, beragam intonasi dan pada tempat yang berbeda Gubernur Jakarta menjawab perihal “pencalonannya sebagai presiden dari partai PDI-P”. 

Gubernur DKI itu menekankan bahwa, pilihannya saat ini adalah menuntaskan banjir dan macet di ibukota. Ya, wajar saja, bila pemimpin tidak memberikan gebrakan, yang kemudian muncul adalah keburukan saja. Keburukan itu lantas menghapus usaha-usaha yang dilakukannya sewajarnya sebagai pemimpin, tanpa gebrakan. 

Maka, biarlah Jokowi menyelesaikan keingininannya, mengatasi persoalan macet dan bajir ibukota. Ada yang lain, yang lebih berpengalaman mengurus bangsa ini. Ada orang-orang nomor dua masa lalu, yang masih memiliki semangat, segudang ide dan solusi untuk persoalan bangsa. 

Namun, perlu kita ingat lagi, istilah JAS MERAH miliknya Soekarno. Jangan sekali-kali melupakan sejarah. Jangan kita lupa, ada nama-nama yang masih memiliki “bon hutang” kepada negara. Mereka yang menyisakan persoalan bagi bangsa. Mereka yang belum menyelesaikan berbagai masalah, berkaitan dengan korupsikah, dengan kesejahteraan masyarakat-kah, kerjasama cacat hukum-kah, dan kasus-kasus lainnya. Bagi saya, bagaimana mungkin akan memilih pemimpin bangsa pada 2014 nanti, dari calon-calon yang tidak bertanggung jawab atas yang diperbuatnya pada masa lampau. Catat, kita perlu mencatat track-recordnya. 

Terserah, mau promosinya gencar, mau punya stasiun televisi, punya seabrek ambisi, punya sederet nama politisi yang bergabung di organisasi masyarakat yang didirikannya, terserah. Yang kita perlu catat adalah pelajaran dari masa lalunya, bertanggung jawab atau tidak. Berbeda dengan J, apakah bertanggung jawab seorang pemimpin yang menjawab dengan “nggak mikir-nggak mikir” atas kesalahan yang telah dilakukannya? 

Nahhh...kali ini, mumpung lagi menyukai jawaban tersebut, saya ingin berandai-andai. Andaikan..... >>>> Andai saja, kita bisa menjawab “nggak mikir-nggak mikir” saat atasan bertanya perihal ketidak hadiran kerja, sehubungan sakit. Lalu, yang direspon adalah tugas apa yang ditinggalkan? Bukannya semoga lekas sembuh.. 

Ups! Hehehe. Cukup dulu, just kidding dengan contoh terakhir, celoteh sahaja. :D

26.5.13

Salimbado - Selembada



 Ada yang tahu salimbado? Salimbado (Minang) diterjemahkan ke dalam bahasa indonesia ternyata disebut dengan selembada atau selempada. Nah, saya ada sedikit cerita tentang salimbado. :)

Sekitar dua hari yang lalu, saya dimangsa binatang jenis ini. Saat itu, menjelang siang, saya dan sejumlah siswa tengah beraktifitas di kawasan arboretum sekolah. Menanam dan menyiangi bibit pohon yang baru ditanam. Lahan arboretum itu miring, kira-kira jika dilihat dari sudut matematikanya, adalah 60-70°. Tiba-tiba saya terperosok di tumpukan jerami. Dari salam lubang itu keluarlah semut hitam besar -yang di daerah kami biasa disebut salimbado. Rupanya, saya terinjak sarang mereka. Saya segera menghindar. Namun akhirnya, ada satu yang menempel di kaki kiri. Terkejut, digigitnya.
*arrghh!
Saya jadi tertarik dengan jenis binatang kecil ini. Searching2, ada yang menyamakan dengan jenis semut api, ada pula yang menyamakan dengan semut rang-rang, yang biasa disebut kararanggo (minang). Tapi tidak. Salimbado, ya salimbado. :D


Salimbado, konon, nama latinnya adalah Tetraponera rufonegra. Salimbado hidup di kayu-kayu lapuk, di tumpukan sampah, di tanah. Tubuhnya agak besar. Bila digigitnya, akan ada bekas, bengkak dan darah menjadi beku. Inilah yang saya rasakan sekarang. Hehehe. Dua hari sudah berlalu. Kamis siang itu, tidak terjadi apa-apa. Biasa saja. Terasa seperti digigit semut biasa. Barulah jumat, terasa gatal yang bersangatan. Mulai menyebar dan meluas. Sedikit bengkak dan memerah.
*loading virusnya lama juga yaa.. :D

Di hari Sabtu, darah bekunya semakin terlihat. Warna merah mulai membiru. Masih terasa gatal. Saya lalu beri minyak bud-bud. Kata Ayah, mestinya sesaat digigit semut, saya langsung berikan air daun busuk (saya tak tahu daun/rumput yang dimaksud Ayah), atau setidaknya teteskan air ludah ke bekas gigitan semut itu. -Hmm. Terlambat sudah Ayah. Virus sudah menyebar. Kaki telah bengkak. Hiks.-

Kenapa gigitan semut itu begitu dahsyatnya ya? 

Sebetulnya, saat menggigit/menjepit –sebagai bentuk pertahanan diri- si semut juga menyemprotkan asam format dari acidophore untuk memperkuat rasa sakit pada korbannya.
Lalu, seberapa berbahayakah racun pada semut? Berikut saya kutip dari halodokter.blogspot.com


Semut adalah binatang serangga yang bertubuh kecil . Namun meskipun mempunyai tubuh yang mungil ternyata semut memiliki racun yang dapat membahayakan yang terkena gigitannya. Berikut 3 jenis semut paling beracun dan berbahaya di dunia

1. Semut Api


Semut api merupakan jenis semut yang paling berbahaya di dunia. Racun atau bisa semut ini bisa berakibat fatal bahkan kematian korbannya. Dilaporkan 20 kematian setiap tahunnya karena sengatan semut beracun ini. Bila terkena sengatan anda akan merasakan panas seperti luka bakar,pembengkakan yang sangat menyakitkan,dan kematian jika ada reaksi alergi. Semut api ini bisa ditemukan di Asia, Amerika dan Eropa.

2. Red Harvester


Semut Red Harvester berwarna merah kehitaman agak mirip dengan semut api. Namun jenis semut ini tidak seagresif semut api yang lincah. Saat terkena sengatan semut mematikan ini anda akan merasakan sakit yang luar bisa , bahkan bisa berakibat lebih buruk yaitu kematian jika terjadi reaksi alergi. Habitat semut ini hanya ditemukan di Amerika .

3. Yellow Harvester Ant


Jenis semut ini bertubuh lebih kecil dari semut api dan red harvester. Namun jangan pernah anda menyepelekan tubuhnya yang kecil , karena semut ini juga memiliki bisa yang sangat beracun dan tentunya berbahaya sama seperti semut berbisa lainnya. Pembengkakan yang sangat sakit adalah ciri-ciri terkena sengatan semut Yellow Harvester Ant ini, lebih fatal lagi kematian jika ada reaksi alergi.


**
Semut, kecil dan imut, tapi dahsyaaat sengatnya.
Keluar masuk hutan, -termasuk kawasan arboretum- membuat kita juga perlu beradaptasi dengan lingkungan tersebut. Berkenalan lebih dekat dan akrab dengan salimbado-salimbado di sana. Yaa, kejadian ini tentunya tidak akan menyurutkan tekad dan langkah saya untuk menjadikan kawasan itu menjadi arboretum sebenarnya. Saya akan tetap sering ke sana. Xixi. :D
 

Niih.. saya juga kutipkan puisi tentang Salimbado dari sepasangmatamefi.wordpress.com,


Digigit Salimbado

darah membeku dalam daging
menjadi semacam tumpukan dendam
perih sampai ke ulu hati
medidihkan darah dalam nanah
bergetar melumpuhakan tulang

ramuan apa yang harus kuminum
untuk menenangkan perih yang menyuntik?
dalamnya bisa dari taring salimbado mengorek
mengehentikan aliran darah dalam nadi
dan kini kupertaruhkan ramuan demi ramuan
menahan pekik dan rintih

namun tulang di setiap buku tetap saja bergetar
dan ketika malam
rintih dan pekik menjadi dendang
sampai di puncak malam

*hehe. Ada juga toh, puisi salimbado.. xixi

Oke. cukup dulu cerita salimbadonya. si-ya! ^__^

11.4.13

Kebetulan dan Kesengajaan

Fakta berikut ini saya baca di sebuah majalah milik Nana, (cucu ibu kos saia). Majalah tersebut didapatnya sebagai hadiah lomba menulis surat kepada walikota. Wuihh...mantap. Kecil-kecil begitu, sudah lancar menulis ya Nana. :)

Ada banyak hal menarik dalam buku tersebut, namun satu diantaranya, mengantarkan saya untuk berpikir lebih, menimbulkan pertanyaan lain: Apakah segala kebetulan yang kita hadapi adalah kesengajaan Tuhan?  Kalau begitu, mungkin saja kebetulan-kebetulan itu berupa kesempatan kedua, pengulangan cerita, dan lain sebagainya. Selanjutnya, jika benar semua kebetulan konsep Tuhan itu adalah kesengajaan, boleh jadi prediksi-prediksi, ramalan-ramalan dan dugaan berlaku.

Namun, bila kebetulan itu adalah kebetulan Tuhan, apakah Tuhan punya konsep kebetulan? (*)

**

Abraham Lincoln dan JF Kennedy adalah dua presiden Amerika. Keduanya mati terbunuh.

Abraham Lincoln

Abraham Lincoln (lahir di Hardin County, tahun 1809, meninggal pada tahun 1865, pada usia 56 tahun). Ia adalah Presiden ke-16 Amerika Serikat.

Ia lalu digantikan oleh Andre Johnson yang lahir tahun 1808.

JF Kennedy
JF Kennedy

Sedangkan Kennedy digantikan oleh Lindon Johnson yang lahir pada tahun 1908.

Pembunuh Lincoln lahir pada tahun 1939, dan pembunuh Kennedy lahir tahun 1939. 
Sekretaris Lincoln bernama Kennedy, dan pembunuh Kennedy bernama Lincoln.



***
Apakah semua kebetulan itu juga kesengajaan Tuhan?

Menurut saia: Yap. Semua kebetulan versi kita adalah kesengajaan Tuhan. Tidak ada kata 'kebetulan' dalam konsep Tuhan. (*)


Siswa 'Manga'

Halaman satu

Aduh. Saya mesti marah atau gimana. Bingung. Saat pertama kali membuka halaman buku tulis ini.


Buku tulis itu memang bukanlah buku catatan mata pelajaran yang saya asuh. Tapi, di bagian belakang buku ini, dipakai siswa saya sebagai catatan bacaan (tulisan bahasa indonesia) teks membawakan acara dalam bahasa arab.


 Saya paham bila tidak mudah bagi mereka berceloteh dalam bahasa Alquran itu. Apalagi status sekolah kejuruan. Tapi, setidaknya bagi saya, mereka mampu mengantarkan acara dalam bahasa tersebut. Sebagai bentuk ketercapaian saya mengajarkan bahasa asing yang kabarnya internasional kedua itu.


Kalau sekarang kondisinya, saya berhadapan dengan 'siswa manga', yaa...mesti ikhlas. Itulah hobinya. Saya akan support terus. Sama seperti memberikan fasilitas dan support buat hobi-hobi lain yang berkembang lewat pengembangan diri. Terlebih yang berkaitan dengan jurnalistik dan broadcasting. :D

Halaman Dua

24.12.12

Lilin




# Lalu apa? / Aku sudah terbiasa menjadi lilin/ Membakar diri untuk cahaya itu/Bukan aku tak ikhlas/ Tapi ini jelas perkara Tuhan/ Yang aku dan kau akan jalani.

## Adakah bantah pada ketetapanNya? Atau sesal sedang menggurat di lehermu?

# Kau tak paham membakar diri/ Aku teruskan? / ini senja belum lah kelam/ sedang kau harapkan aku di separoh malam/ kita, tengah tengadah/ Akan kuteruskan, di bayang-bayang itu, Sayang?

## Sudah berbilang senja dan purnama/ Pada siapa akan kujaga/ Jika bukan aku sendiri yang percaya/ Mari. Cinta, bukan lagi perkara dia.

# ini perkara dia.

## Bila dia bukanlah api/ satu, dua titik embun aku percikkan/ Ah, tapi dia bukan sekedar api/ Dia adalah gelora.
## Aku tersadar : Dia adalah perempuan nyata/ baginya surga dan dunia/ sedang bagimu lupa/ Baginya mata yang tak lagi berpandang/ telah membongkah rindu kepadamu/ pun berlumut lutut menantimu/ Sedang kau?/ Kau, (dulu) menjadi waktu yang membiar / akan aku terus harapkan cahaya lilinmu itu, meski ku tak tau, api itu telah menyatu pada lilinmu?

## Biar kutiup dulu lilinmu. Aku, mungkin juga dia percaya, ada mentari esok hari/ Kau simpan saja Api itu/ untuk lilinmu/ selalu. (*)

Refleksi Fasilitator Kesiapsiagaan Bencana Satuan Pendidikan

  Tiga hari terakhir saya fokus pada satu kegiatan yang bagi saya cukup istimewa: menjadi fasilitator dalam kegiatan Kesiapsiagaan Bencana b...