30.6.18

Juni

Kenapa Juni semendung ini 

Mendung. 
Sesuatu telah terjadi entah di belahan bumi mana.
Ada yang pergi, berjuang menekan takdir
Jarak pandang mengukur ikhtiar
Perjalanan menggenapkan perjuangan
Ibu, segera datang
Ibu segera datang
Rapalan penantian
Membawa kesembuhan.

Ada yang pulang, entah sebentuk cemas atau puas memenuhi
Selepas kepulangan orang-orang berdatangan
Hanya bersama kekasihnya dirasakan damai
meski pada segala keterbatasan
Lalu potongan kehendak yang mana, 
kini akan ditetapkan.

Ada yang kembali.
Menempati ruang-ruang sepi
Orang-orang berlalu lalang
Di lorong, dengan wajah tak pasti
Senyum hanyalah basa basi
Dan bangunan ini menjadi saksi,
Betapa lemahnya diri,
Bahkan hanya untuk sekedar berdiri.
Hanya Dia yang Maha Segala.

Kita pun tengah berjuang. 
Untuk malam-malam yang tak panjang.
Waktu menjadi begitu singkat.
Untuk satu tahap yang mesti disudahi.


Wahai, apa gerangan kabar baiknya.
Belum pernah bagi kami Juni semendung ini. 


No comments:

Post a Comment

Catatan Tentang Perubahan CP PAI dari BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 ke BKPDM Nomor 020 Tahun 2026

Literasi Al-Qur'an Jangan Terlupakan dalam Capaian Pembelajaran PAI Pembaruan Capaian Pembelajaran (CP) Pendidikan Agama Islam melalui K...