26.4.09

Hmh...

Aq lupa, menggagai langit tangan tak sampai
mengakar ke bumi diri tak kuat
duhai angin yang berhembus mengitari, hembuskan sesal jauh dariku
asaq telah penat, cita telah rapuh olehnya
tiupkan hawa sejukmu, tinggalkan saja gerahnya di sahara
ku tak harap gersang itu

jangan aniaya dengan kulum senyummu,
jua gaung hebat menaramu
pupus

Duhai diri, dengan apalagi aq mengukurmu
aq lupa!
menggagai langit tangan tak sampai
hingga kembali kesadaranku
aq sudah seribu wajah
ketika tersadar akan sekitarku,
meski satu kepingan masih tersisa
tuk menatap diri dan asa esok hari.

No comments:

Post a Comment

Selamat Jalan Kuyut

 Malam hari di rumah kami kadang tidak selalu diisi dongeng sebelum tidur. Kadang, saya membacakan puisi kepada anak perempuan saya yang bar...