24.4.09

Purnama

Purnama cantik terang mengukir emas di cincin diri
Malam sunyi hanya ada bebisik jengkrik
ingin memeluk diri yang sendiri
mencari-cari kehangatan yang masih menjala di nadi
Sesaat beku.
Purnama kini tertutup awan
Cincinnya kian pudar
Perlahan menghilang,
Lalu, pucat diterpa mentari

No comments:

Post a Comment

Selamat Jalan Kuyut

 Malam hari di rumah kami kadang tidak selalu diisi dongeng sebelum tidur. Kadang, saya membacakan puisi kepada anak perempuan saya yang bar...